Minggu - minggu ini berita dipenuhi kabar akan rencana pemerintah menaikkan harga BBM, hohohoho....pemerintah sih ngomong kalau langkah ini dilakukan karena ABPN kita sudah yellow alert, sedang pihak lain yang kontra menyatakan bahwa itu hanya alasan klise pemerintah yang tidak masuk akal ( walau mereka yang kontra tetap mengakui bahwa ABPN kita sudah kritis), udah ah jadi semakin ngalor ngidul gini
Menanggapi berita BBM yang akan naik lagi, aku jadi semakin penasaran gimana sih formula harga BBM di negeri ini? karena yang saya tahu formula untuk BBM bersubsidi di Indonesia yaitu MOPS + %alpha , di mana MOPS adalah kependekan dari Mid Oil Platt's Singapore, yang merupakan patokan harga standar BBM di pasar singapura, sedang %alpha merupakan margin yang akan di terima oleh PERTAMINA ( nilainya tergantung hasil kesepakatan antara PERTAMINA dan pemerintah). Hoalaaa..akhirnya ketemu juga informasi yang aku cari, informasi detailnya dapat dilihat di link ini.
Jika diamati Indonesia memakai banyak standar patokan harga, tapi memang MOPS masih menjadi acuan utama, yang saya pikirkan mengapa kita tidak memakai satu acuan standar harga yaitu ICP (Indonesia Crude Price), toh harga ICP masih lebih rendah dari MOPS atau yang lainnya...ya memang kalo kalo pake ICP mungkin penerimaan PERTAMINA tidak besar ( bodo amat lah, jadi pusing mikirnya!!!)
Yang membuat saya lebih heran, sebagian besar minyak yang diolah PERTAMINA menggunakan patokan ICP tapi kenapa saat akan dijual memakai formula MOPS, yang ada rakyat semakin sengsara
...
Yang jelas...yang jelas...bingung ah..silahkan direnungkan sendiri
Saran dan komentar dipersilahkan